Agros dan nomos adalah dua kata pembentuk kata Agronomi. Agros berarti lapangan produksi, nomos berarti pengelolaan. Dari dua arti kata tersebut dapat dijabarkan pengertian tentang agronomi yaitu sebagai suatu ilmu dalam pertanian yang mempelajari suatu pengelolaan pada lapangan produksi yang bertujuan untuk mendapatkan produksi yang maksimum.
Agronomi termasuk dalam ilmu pertanian yaitu suatu ilmu yang mempelajari budidaya tumbuhan agar dapat menghasilkan produksi (panen) maksimum sehingga dapat menguntungkan petani.
Perlu juga diketahui tentang adanya tiga unsur dalam pengetahuan agronomi yaitu adanya suatu lapangan produksi, adanya suatu pengelolaan dan adanya suatu tujuan untuk mendapatkan produksi yang maksimum.
Lapangan produksi menjadi fokus dalam agronomi yang diartikan sebagai suatu media atau tempat atau alat untuk berproduksi atau menghasilkan. Dalam pertanian lapangan produksi ini berupa lahan terbuka dan lahan tertutup.
Lahan terbuka adalah tempat budidaya terbuka, langsung berhubungan dengan cahaya matahari, misalnya sawah, ladang, kebun buah, kebun sayur dll, sedangkan lahan tertutup adalah tempat berproduksi yang tidak terkena cahaya matahari secara langsung misalnya produksi sayuran dalam rumah kaca, hidroponik (menanam dalam media air), vertikultur (bertanam pada rak-rak bersusun untuk efisiensi lahan), penanaman dalam laboratorium dan lain-lain.
Unsur yang kedua adalah adanya pengelolaan yang berarti bagaimana mengelola lapangan produksi agar dapat menghasilkan produksi maksimum. Pengelolaan ini terkait dengan bagaimana peran pelaku agronomi sehingga mampu mendapatkan tujuan yang diharapkan. Pelaku yang dimaksud adalah berupa pemikir atau peneliti, penggerak atau penyuluh, pelaku dan sarana prasarana bidang agronomi.
Unsur yang ketiga adalah produksi maksimum baik kuantitas (jumlah) maupun kualitas (mutu). Unsur ini disebut sebagai sasaran agronomi. Dari segi kuantitas dinyatakan sebagai hasil per satuan luas yang diukur berdasarkan berat atau jumlah, sedangkan dari segi kualitas diukur dari berat per buah, jumlah kerusakan dan masih banyak lagi.
Segala sesuatu yang ada pada unit agronomi merupakan objek agronomi, yang berupa tanaman (tumbuhan yang dibudidayakan), gulma (tumbuhan yang keberadaannya pada tempat dan waktu yang tidak diinginkan), ikan di sawah, tumpangsari pada rumput pakan ternak, dan masih banyak lagi.
Jenis tanaman hortikultura dan definisi
Jenis tanaman hortikultura dan definisi
Komentar
Posting Komentar