Terdapat 8 faktor yang dapat mempengaruhi hasil dari budi daya jagung benih hibrida dengan pengolahan tanah teknik budi daya pupuk tepat yang baik dosis serta waktu musim yang tepat untuk pengairan serta pengendalian HPT panen serta pasca Drainase yang baik serta efektif panen yang tepat.
8 KUNCI KEBERHASILAN BUDIDAYA JAGUNG | DESKRIPSI BISI - 2 BISI - 5 BISI – 71 |
|---|---|
• GUNAKAN SELALU BENIH UNGGUL HIBRIDA
|
. UMUR TANAMAN (HST) 103 97 97 BESAR,KOKOH DAN BESAR, KOKOH2
|
• PENGOLAHAN LAHAN YANG BAIK
|
. BENTUK BATANG TINGGI DAN TEGAK
|
• CARA BERTANAM YANG BENAR
|
. TINGGI TANAMAN (CM) + 232 cm + 191 cm + 194 PANJANG, AGAK Panjang, agak PANJANG,TEGAK DAN4
|
• PEMUPUKAN TEPAT WAKTU DAN DOSIS
|
. BENTUK DAUN BERGELOMBANG,bergelombang, TERKULAI AGAK TEGAK tegak5
|
• PEMBERSIHAN TANAMAN LIAR (GULMA)
|
. WARNA DAUN HIJAU CERAH HIJAU HIJAU6
|
• PENGAIRAN DAN DRAINASE YANG BAIK
|
. KESERAGAMAN TANAMAN SERAGAM SERAGAM SERAGAM7
|
• PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT
|
. BENTUK BIJI SEMI MUTIARA SEMI MUTIARA SEMI MUTIARA KUNING8
|
• CARA PANEN DAN PASCA PANEN YANG TEPAT
|
. WARNA BIJI KUNING ORANYE KUNING ORANYE ORANYE9
|
VARIETAS-VARIETASJAGUNG HIBRIDA Cap Kapal Terbang BISI - 2 BISI - 5 BISI - 7 BISI - 2
|
. JUMLAH BARIS/TONGKOL 12 –14 BARIS 14 – 16 BARIS 14 – 16 BARIS 10
|
• Tanaman Tegak, seragam dan tahan roboh
|
. BOBOT 1000 BUTIR + 265 gram + 296 gram + 298 gram 11
|
• Tahan penyakit bulai, karat daun dan bercak daun.
|
. RATA-RATA HASIL 8,9 8,3 8,3(TON/HA)12
|
• Dapat menghasilkan 2 tongkol yang sama besar di setiap batangnya.
|
. POTENSI HASIL (TON/HA) 13 11,7 13 MAMPU UMUR GENJAH, TONGKOL BESAR13
|
• Rendemennya sangat tinggi (83%)
|
. KEUNGGULAN: MENGHASILKAN 2 TAHAN PENYAKIT
|
• Tongkol jagung tertutup rapat
|
. DAN TAHAN BULAI TONGKOL KARAT
|
• Potensi hasil rata-rata 9 - 13 ton pipil kering per hektar.
|
. KONDISI IDEAL BUDIDAYA JAGUNG
|
| • umur ± 103 hari setelah tanam. | |
| • Kebutuhan benih hanya ± 15 kg/ha. | |
| • Warna biji jagung kuning keemasankembali lanjut BISI - 5 | |
| • Tanaman tegak, seragam dan tahan roboh. | |
| • Adaptasi luas, baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. | |
| • Sangat tahan serangan penyakit bulai, karat daun dan bercak daun. | |
| • Rendemen 82 % | |
| • Siap dipanen pada umur ± 97 hari setelah tanam. | |
| • Potensi hasil rata-rata 8 - 12 ton pipil kering per hektar. | |
| • Sangat cocok untuk dipanen muda (jagung muda berkelobot).kembali lanjut BISI - 7 | |
| • Tanaman tegak dan kokoh. | |
| • Daun erect, lebih efisien dalam pemanfaatan cahaya matahari. | |
| • Tongkol besar dan terisi penuh | |
| • Potensi hasil 9 - 13 ton pipil kering/Ha. | |
| • Tahan penyakit bulai dan karat daun. | |
| • Umur panen ± 97 hst. • Hemat penggunaan pupuk | |
| • Dapat ditanam lebih rapatkembali lanjut | |
| • Lebih responsip terhadap pemu- pukan |
Kondisi Ideal Tanah |
|---|
| . Tanah gembur, subur, tidak mudah tergenang air |
| . Memiliki cukup bahan organik. pH netral sampai agak asam (5,5 – 7) |
| . Kemiringan tanah tidak lebih dari 8o |
| . Ketinggian 0 – 700 meter dpl |
| . Jenis tanah liat berlempung, tanah lempung atau tanah lempung berpasir |
| . Areal yang memiliki persediaan air yang cukup dengan curah hujan merata |
| . Persyaratan Musim Bila musim kemarau Persediaan air irigasi harus lancar |
| agar pertumbuhan vegetatif tanaman jagung menjadi lebih optimal |
| . Bila Musim Hujan Usahakan agar saat panen terjadi pada konsisi lingkungan kering |
| • Temperatur optimum untuk perkecambahan : 29 – 32o C |
| • Tumbuh optimal pada suhu min (9-10oC) dan max (40 – 44oC) |
| • Setiap kenaikan suhu 1oC diatas 21oC akan mempercepat keluar malai |
| • Curah hujan : 100 – 125 mm dengan distribusi merata |
| Waktu Tanam : Lahan Tegal : Ditanam pada awal atau akhir musim hujan |
| (September – Oktober atau Februari – Maret) – Agustus) |
| Lahan Sawah : Ditanam pada awal atau akhir musim kemarau (April – Mei atau Juli – Agustus) |

informasi yang sangat menarik, teruslah berbagi dan bermanfaat. semangat
BalasHapusPT Jafran Indonesia