--> Langsung ke konten utama

Struktur pertanian di Indonesia & faktor yang mempengaruhi pertanian

Struktur pertanian di Indonesia- Pada bagian kecil wilayah Indonesia yang luas ini terdapat sistem pertanian dengan sistem ladang berpindah atau juga di sebut dalam bahasa inggrisnya shifting cultivation yang merupakan suatu jenis pertanian dengan lahan yang ditanami secara berpindah atau berkala, sehingga lahan yang telah dipanen sebelumnya dibiarkan dan menjadi hutan kembali. 

Pada umumnya pada perladangan berpindah, pekerjaan dilakukan secara bersama dan diatur menurut adat istiadat dan merupakan cara tradisional dalam memanfaatkan lahan. Pertanian dengan perladangan berpindah ini di Indonesia dengan masyarakatnya yang sebagian besar bekerja tani terdapat berbagai macam hal yang mereka lakukan untuk usaha dalam menghasilkan pangan. 

Dalam hal ini masih dapat dijumpai di wilayah atau daerah hutan tropik basah seperti daerah wilayah Sulawesi, Kalimantan, Irian dan masih banyak lagi. Berikutnya adalah pertanian secara menetap atau disebut dengan settled agriculture, yang berarti pertanian yang dilakukan pada suatu tempat atau lokasi yang sama.

Perbedaan mendasar dari kedua sistem tersebut terletak pada sistem pertanian untuk ladang berpindah kesuburan tanah diserahkan kepada alam. sedangkan untuk pertanian menetap didukung oleh campur tangan manusia dalam memperbaiki serta usaha mempertahankan kesuburan tanah.

Pada Pertanian menetap dapat dibedakan menjadi dua bentuk usaha antara lain:


1. Perusahaan pertanian besar, Perkebunan, onderneming.
2. Pertanian keluarga, pertanian rakyat, perkebunan rakyat.

Apabila dipelajari faktor- faktor yang mempengaruhi kegiatan pertanian, lihat pada gambar.


Lingkungan  ---------------------------- > lingkungan        
Biotik     < ------------------------------  fisik ----------- tanah, iklim dan tinggi tempat


                          Potensi sistem pertanian



Teknologi---------------><--------------------- Lingkungan sosial -----Endogen- petani
                                                                                                            Eksogen : - Harga pasar
                                                                                                              -Struktur masyarakat
                                                                                                               - Kebijakan pemerintah
                     Kegiatan / Praktek Pertanian

Berdasarkan dari gambar yang ada tersebut dapat dipahami bahwa untuk mengkaji pertanian dalam suatu daerah sangat diperlukan banyak berbagai pengetahuan. Sedangkan dari segi lingkungan biotik terdapat organisme pengganggu, pesaing atau pembantu.

Sedangkan dari lingkungan fisik banyak faktor yang berpengaruh, baik sebelum maupun setelah manusia ikut campur tangan. Tingkatan teknologi juga menentukan kegiatan yang dapat dilakukan disamping lingkungan sosial ekonomi.

Petani ikut juga menentukan apakah sebuah teknologi baru mampu atau dapat diterapkan atau tidak, dari faktor luar baik harga pasar, struktur masyarakat, kebijakan pemerintah yang lain sangat menentukan corak pertanian yang dilakukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyerbukan / Persarian dan macam- macamnya

Penyerbukan adalah peristiwa menempelnya serbuk sari pada kepala putik. Penyerbukan merupakan suatu tahap dalam reproduksi tumbuhan untuk tujuan perkembangbiakan. Penyerbukan disebut juga persarian. Macam-macam penyerbukan : 1. Berdasarkan perantaranya Penyerbukan dengan perantara angin (anemogami) Ciri-ciri bunga yang penyerbukannya dengan perantara angin adalah mahkota kecil dan tidak berwarna, tidak berbau dan tidak memiliki kelenjar madu, serbuk sari jumlahnya banyak, kering dan ringan sehingga mudah diterbangkan angin, kepala sari besar, tangkai sari panjang dan bergoyang jika tertiup angin, kepala putik terjulur keluar. Contoh penyerbukan pada bunga kelapa, rumput. Penyerbukan dengan perantara hewan (zoidiogami) Hewan yang biasanya sebagai perantara penyerbukan yaitu serangga (kupu-kupu dan lebah), siput, burung, kelelawar. Ciri-ciri bunga yang penyerbukannya dengan perantara hewan adalah mahkota berwarna mencolok dan besar sehingga memiliki day...

Resep Dan Cara Memasak Sate Kambing Bumbu Santan Khas Banjarmasin

Resep Dan Cara Memasak Sate Kambing Bumbu Santan Khas Banjarmasin - Resep Dan Cara Memasak Sate Kambing khas Banjarmasin - Berikut ini adalah bagaimana cara memasak dan resep yang digunakan untuk memasak sate kambing dengan bumbu santan. Masakan ini berasal dari Banjarmasin dengan santan sangrai. Berikut ini resep serta cara memasaknya. Baca  Resep Dan Cara Memasak Kambing Asam Padeh Aceh . Bahan :     500 gram daging kambing dan lemaknya, potong-potong     1 sdt garam     1 sdt bubuk lada putih bubuk     2 mata asam jawa, larutkan dengan 2 sdm air     3 sdm minyak goreng untuk menumis     Tusuk sate     Kecap Manis untuk bumbu saat membakar     500 gram daging kambing dan lemaknya, potong-potong     1 sdt garam     1 sdt bubuk lada putih bubuk     2 mata asam jawa, larutkan dengan 2 sdm air     3 sdm minyak goreng untuk menumis     T...

Makanan Khas Aceh Asam Pedas Ikan Baung Cara Memasak Dan Resep Menu

Makanan Khas Aceh Asam Pedas Ikan Baung Cara Memasak Dan Resep Menu - Bahan dan cara memasak Menu makanan Asam padeh Ikan Baung, Baham utama makanan ini adalah terbuat dari ban ikan baung. Makanan ini juga merupakan ciri khas daerah Aceh. Cara memasak Dan Resep Makanan berikut ini : Resep Dan Cara Memasak Menu Masakan Daging Asam Pedas Aceh Bahan :  700 gram Ikan Baung 1 lembar daun kunyit 1 lembar daun jeruk 1 lembar daun salam 1 batang serai, dikeprek Bumbu yang dihaluskan : 10 buah Cabe Merah 7 siung Bawang Merah 2 cm Lengkuas 2 cm Jahe 3 cm Kunyit 1 buah Tomat secukupnya Garam 3 sdm Minyak untuk menumis 1 liter  Air 3 buah Asam kandis  Resep Dan Cara Memasak Menu Gulai Ayam Ala Aceh Resep Dan Cara Memasak Menu Masakan Daging Asam Pedas Aceh Cara Memasak Asam Padeh Ikan baung : Haluskan cabe merah dengan cara menggiling terlebih dahulu. Setelah itu giling bahan lainya juga sampai halus. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan deng...