--> Langsung ke konten utama

Sejarah pertanian dan perkembangan kegiatan pertanian

Sejarah pertanian dan perkembangan kegiatan pertanian - Ditinjau dari sudut yang lain pertanian merupakan usaha dalam mengembangbiakkan serta mengembangkan tumbuhan serta hewan dengan meliputi berbagai faktor produksi dan merupakan hal yang baik dalam memenuhi kebutuhan manusia. 

Sedangkan dari sudut teknik dan budidaya, pertanian juga diartikan dengan usaha mengubah zat anorganik menjadi zat organik melalui tumbuhan dan hewan. Ahli lain juga membedakan pertanian dengan usaha pengumpulan karena pada dasarnya  sifat usaha pertanian merupakan "renewable" atau yang dapat diperbarui.

Dari yang telah dilakukan dan banyak dibudidayakan pertanian dapat dicirikan dengan adanya kegiatan dan menyisihkan sebagian hasil panen untuk dapat ditanam kembali dan akan menghasilkan panenan yang sama dimasa mendatang. 

Sedangkan dari sisi yang lain pertanian juga dapat digambarkan dengan suatu kegiatan yang dikembangkan dengan tingkatan- tingkatan sebagai berikut antara lain:

Tingkatan perkembangan kegiatan pertanian :

  1. Tingkatan pertama, manusia hidup mengembara dan mengkonsumsi serta mengambil sesuatu   yang dihasilkan oleh alam seperti buah, dedaunan, ubi- ubian liar dan masih banyak lagi. Usaha pertanian dilakukan secara bersama atau berkelompok dalam persekutuan dengan pembagian kerja.
  2. Tingkatan kedua ini adalah kehidupan berubah dari berpindah- pindah menjadi menetap, yaitu manusia mulai melakukan kegiatan bercocok tanam disekitar tempat tinggal dengan jenis tanaman seperti umbi- umbian. Pada tingkatan ke dua ini lahan tidak diolah  serta pemeliharaan sangat minim dengan melalui peralatan tugal atau sejenis cangkul.
  3. Tingkatan ke tiga adalah manusia sangat menggantungkan terhadap lahan yang mereka   tanami dan kehidupan mengembara sehingga terbentuk dusun atau desa dan terjadi perubahan seperti tanaman umbi mulai digantikan dengan tanaman sejenis gandum. Alat yang digunakan dalam memelihara tanaman manusia menggunakan cangkul dalam mengolah tanah.
  4. Pada tingkatan ke empat ini kehidupan disandarkan  pada bidang pertanian yang diperluas hingga timbul pula usaha seperti perindustrian juga perdagangan selain pertanian.

Sedangkan dalam kehidupan modern mata pencaharian masyarakat dapat dibedakan serta dikelompokkan menjadi 5 jenis yaitu :


1. Pengumpulan
2. Pertanian
3. Perindustrian dan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyerbukan / Persarian dan macam- macamnya

Penyerbukan adalah peristiwa menempelnya serbuk sari pada kepala putik. Penyerbukan merupakan suatu tahap dalam reproduksi tumbuhan untuk tujuan perkembangbiakan. Penyerbukan disebut juga persarian. Macam-macam penyerbukan : 1. Berdasarkan perantaranya Penyerbukan dengan perantara angin (anemogami) Ciri-ciri bunga yang penyerbukannya dengan perantara angin adalah mahkota kecil dan tidak berwarna, tidak berbau dan tidak memiliki kelenjar madu, serbuk sari jumlahnya banyak, kering dan ringan sehingga mudah diterbangkan angin, kepala sari besar, tangkai sari panjang dan bergoyang jika tertiup angin, kepala putik terjulur keluar. Contoh penyerbukan pada bunga kelapa, rumput. Penyerbukan dengan perantara hewan (zoidiogami) Hewan yang biasanya sebagai perantara penyerbukan yaitu serangga (kupu-kupu dan lebah), siput, burung, kelelawar. Ciri-ciri bunga yang penyerbukannya dengan perantara hewan adalah mahkota berwarna mencolok dan besar sehingga memiliki day...

Resep Dan Cara Memasak Sate Kambing Bumbu Santan Khas Banjarmasin

Resep Dan Cara Memasak Sate Kambing Bumbu Santan Khas Banjarmasin - Resep Dan Cara Memasak Sate Kambing khas Banjarmasin - Berikut ini adalah bagaimana cara memasak dan resep yang digunakan untuk memasak sate kambing dengan bumbu santan. Masakan ini berasal dari Banjarmasin dengan santan sangrai. Berikut ini resep serta cara memasaknya. Baca  Resep Dan Cara Memasak Kambing Asam Padeh Aceh . Bahan :     500 gram daging kambing dan lemaknya, potong-potong     1 sdt garam     1 sdt bubuk lada putih bubuk     2 mata asam jawa, larutkan dengan 2 sdm air     3 sdm minyak goreng untuk menumis     Tusuk sate     Kecap Manis untuk bumbu saat membakar     500 gram daging kambing dan lemaknya, potong-potong     1 sdt garam     1 sdt bubuk lada putih bubuk     2 mata asam jawa, larutkan dengan 2 sdm air     3 sdm minyak goreng untuk menumis     T...

Makanan Khas Aceh Asam Pedas Ikan Baung Cara Memasak Dan Resep Menu

Makanan Khas Aceh Asam Pedas Ikan Baung Cara Memasak Dan Resep Menu - Bahan dan cara memasak Menu makanan Asam padeh Ikan Baung, Baham utama makanan ini adalah terbuat dari ban ikan baung. Makanan ini juga merupakan ciri khas daerah Aceh. Cara memasak Dan Resep Makanan berikut ini : Resep Dan Cara Memasak Menu Masakan Daging Asam Pedas Aceh Bahan :  700 gram Ikan Baung 1 lembar daun kunyit 1 lembar daun jeruk 1 lembar daun salam 1 batang serai, dikeprek Bumbu yang dihaluskan : 10 buah Cabe Merah 7 siung Bawang Merah 2 cm Lengkuas 2 cm Jahe 3 cm Kunyit 1 buah Tomat secukupnya Garam 3 sdm Minyak untuk menumis 1 liter  Air 3 buah Asam kandis  Resep Dan Cara Memasak Menu Gulai Ayam Ala Aceh Resep Dan Cara Memasak Menu Masakan Daging Asam Pedas Aceh Cara Memasak Asam Padeh Ikan baung : Haluskan cabe merah dengan cara menggiling terlebih dahulu. Setelah itu giling bahan lainya juga sampai halus. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan deng...